Wednesday, May 2, 2012

Musisi Rock Indonesia vs Jepang Beradu di Medan

www.smkn1-rotabayat.sch.id smkn1rotabayat.blogspot.com

Senin, 27 September 2010 12:35 | 

The Brandals


Musisi Rock Indonesia vs Jepang Beradu di Medan
Loudness di Java Rockin Land Medan Foto: Romulo


Kapanlagi.com - Kota Medan, benar-benar diguncang dengan satu event akbar terbesar dan pertama sekali digelar di Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, even Gudang Garam InterMusic Java Rockin Land 2010 dihelat di Lapangan Merdeka, Medan, pada Sabtu (25/9). Sesuai dengan namanya, even ini diramaikan oleh musisi rock yang tidak hanya dari Jakarta, tapi juga band rock era 80-an asal Jepang, Loudness.Panggung, pertama kali dihentak oleh band-band lokal dari Medan mulai pukul 18.00 WIB. Kemudian dilengkapi musik keras tidak berhenti ala The Brandals yang tampil lengkap dengan formasi Eka Annash (vokal), Rully Annash (drum), Mochammad Bayu Indrasoewarman (gitar), Tonny Dwi Setiaji (gitar), dan Dodi Widyono (bass).
Mereka membawakan hits di antaranya Mutasi Urban, Lingkar Labirin, Obsesi, dan 24 Jam. Hentakan musik yang dimainkan mampu membangkitkan euforia penonton untuk berjingkrak-jingkrak dan berteriak. Tak ketinggalan juga hits terbaru mereka, Perak dan Awas Polisi.
Tak hanya The Brandals, Saint Loco juga ikutan mengguncang panggung. Diwakili Joe (vokal), Berry (MC), Iwan (gitar), Gilbert (bass), dan Tius (drum) tampil dengan cadas dan tajam. Mereka tampil membawakan 7 hits andalan. Hentakan musik yang begitu keras tetap membuat penonton bertahan dan bergoyang serta berjingkrak-jingkrak.
Merasa tersaingi, satu persembahan luar biasa turut dihadirkan Loudness. Band era 80-an yang digawangi Minoru Niihara (vokal), Akira Takasaki (gitar), Masayoshi Yamashita (bass), dan Munetaka Higuchi (drum) tampil prima. Kalangan orang tua pun terlarut untuk mengikuti beat-beat musisi dari Negeri Sakura itu. Sebanyak 12 lagu yang dibawakan dihentak Minoru dkk di atas panggung membuat suasana semakin memanas. Setengah jam waktu yang dimainkan, hampir tak ada rasa lelah bagi band tersebut.

Hingga akhirnya, band Indonesia sebagai penutup acara persembahan Gudang Garam ini disambut meriah. Mereka adalah Netral. Band yang dimotori Bagus, Choki, dan Eno, membuat ribuan penonton turun berjingkrak-jingkrak dan bergoyang mengikuti beat-beat musik hingga akhirnya seluruh musisi pamit dari hadapan penonton.  (kpl/romulo/boo)

No comments:

Post a Comment